In Memoriam Mimi Sawitri [1999]
Oleh: TOTO AMSAR SUANDA (Artikel 1999) Penulis adalah pemerhati topeng Cirebon Belum terlalu lama kita kehilangan seorang tokoh pembuat ked…
Diantara Belantara Gunung Sembung, Gunung Amparan Jati, sejati sejajar pintu sembilan simbol para wali, sebagai cahaya penerang yang menduduki singgasana gading gilangkencana. Bekal syahadat iman, datangnya syahadat sejati, menyebar sebagai cahaya penerang di Caruban Nagari, bersatunya rakyat dan pemimpin, dicukupkan tidak kurang apa.Ya Allah, semoga pancaran cahaya menjadi penyiram air suci dari ghaibnya Tuhan, dan semoga mendapat barokah, selamat lahir batin dunia sampai akhirat, amin.
napak tilas perjuangan syiar Islam, keagungan kalam yang terpanjatkan berbisik di bumi terdengar sampai langit
alunan dzikir diiringi tepak tangan gendang yang terdengar seolah memanggil setiap langkah untuk sejenak menikmati Merdunya musik yang tercipta teriring lenggak-lenggok indah dalam setiap dan tangan merdu memancarkan beribu wajah di setiap saat dalam kehidupan ini
akulturasi budaya, rasa dan jiwa bercampur menciptakan suatu karya yang indah untuk dinikmati anak cucu
melengkapi pengalaman religi, kebersamaan, canda tawa bersama sahabat melupakan rasa penat menjalani roda kehidupan dengan nuansa kesederhanaan.
UMKM Oleh-Oleh
Warung Makan dan Minum
Buka 24 Jam Gratis
Parkiran Luas
Sebagai titik awal penyebaran Islam di Jawa Barat khususnya Cirebon, Astana punya peran tersendiri. Sejarah awalnya Syeikh Idhafi yang berasal dari malaka, datang ke cirebon untuk berdagang dan mengenalkan Islam pada masyarakat sekitar. Setelah mendapat ijin syeh bandar setempat, beliau membuka pemukiman di sekitar pasambangan. Hal ini menarik perhatian masyarakat dari berbagai daerah untuk datang belajar Islam dan bertambah ramai. Maka terjadilah Akulturasi budaya, tanpa meninggalkan kearifan lokal yang disesuaikan dengan ajaran Islam. Akulturasi ini menciptakan keindahan, keberagaman, harmonisasi dengan saling menghormati. Ini terlihat di bangunan peninggalan, kesenian, upacara adat. Untuk mencari tahu lebih banyak mari kita pelajari dari berbagai sumber yang telah ada.

Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since. Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since.

Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since. Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since.

Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since. Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since.
It is a long established fact that a reader will be distracted by the readable content of a page when looking at its layout. The point of using Lorem Ipsum is that it has a more-or-less normal distribution of letters, as opposed to using 'Content here, content here'. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since.
Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text.
Lorem Ipsum passages, and more recently with desktop publishing software.

Lorem Ipsum passages, and more recently with desktop publishing software.

Lorem Ipsum passages, and more recently with desktop publishing software.

Lorem Ipsum passages, and more recently with desktop publishing software.

Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text.
Oleh: TOTO AMSAR SUANDA (Artikel 1999) Penulis adalah pemerhati topeng Cirebon Belum terlalu lama kita kehilangan seorang tokoh pembuat ked…
Oleh Toto Amsar Suanda Penulis adalah pemerhati topeng Cirebon, dosen Jurusan Tari STSI Bandung. Melihat penari topeng, saya teringat sebaris sajak …
Oleh Matdon - Rois‘Am Majelis Sastra Bandung SESUNGGUHNYA merawat benda sejarah tidak sama dengan mengurus benda lainnya, karena dia harus berbentur…
Oleh Matdon - Rois‘Am Majelis Sastra Bandung MEMASUKI rumah dan Sanggar Topeng Purwakencana di Desa Astanalanggar Losari,Kabupaten Cirebon serasa mem…
Hari ini saya beberapa kali membaca artikel kawan kompasiana yang membahas tentang mainan tradisional. saya punya cerita sendiri tentang mainan tradi…
Kota Cirebon : Maestro-maestro seni di tatar Cirebon-Indramayu memang pada akhirnya satu persatu pergi, karena takdir kematian. Sebuah takdir dengan…




